Benarkah ada orang yang kesurupan?

Benarkah ada orang yang kesurupan?

Alvin – Abu Aryan. : Assalamualaikum ustad. Bagaimana hukumnya rukiah pengusiran iblis dan syaitan?… Apakah emang benar ada iblis dan syaitan yg merasuki diri kita?…dan bisa diusir secara permanen?…, ataukah syaitan yg dari diri kita sendiri?…apakah emang benar ada orang kerasukan syaitan?
** Sep 22 Kam 12:25 **
Abu Fairuz: Ya benar,orang dapat kerasukan syetan menurut paham Ahlus Sunnah waljamaah,Allah mengumpakan dlm Alquran tentang orang-orang yang makan riba sebagaimana orang-orang kesurupan.

Dalam surat Albaqarah ayat 275,Allah berfirman:”

Orang-orang yang Makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila 

Berkata Ibnu Katsir menafsirkan makna ayat:

أي لا يقومون من قبورهم يوم القيامة إلا كما يقوم المصروع حال صرعه وتخبط الشيطان له ، وذلك أنه يقوم قياماً منكراً ،
وقال ابن عباس : آكل الربا يبعث يوم القيامة مجنوناً يخنق.

yaitu: maksudnya mereka tidak bangkit dari kuburnya melainkan sebagaimana bangkitnya orang kesurupan ketika dia kerasukan syetan. Berkata Ibnu Abbas:”Orang makan Riba akan dibangkitkan di hari kiamat bagiakan orang gila yang kesurupan.”

Hal ini menunjukkan  bahwa Alquran telah mengkonfirmasikan adanya pristiwa kesurupan.

Adapun dalil dari Sunnah Nabi—shallallah ‘alaihi wa sallam bahwa beliau pernah mengajarkan doa yang berbunyi:”

اللهم إني أعوذ بك من التردي والهرم والغرق والحرق وأعوذ بك أن يتخبطني الشيطان عند الموت

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung padamu dari bencana jatuh dari tempat yang tinggi, bencana pikun, bencana tenggelam dan terbakar, Aku berlindung padamu agar jangan dirasuki syetan ketika akan mati”.

Berkata al Imam Almunawi dalam kitabnya (faidul qadir 2/148):”dalam menafsirkan hadis “Aku berlindung padamu agar jangan dirasuki syetan ketika akan mati” maksudnya yaitu agar dia(syetan) tidak merasukiku dan mempermainkanku dan merusak agamaku serta akalku”.

عن عثمان بن أبي العاص قال استعملني رسول الله صلى الله عليه وسلم وأنا أصغر الستة الذين وفدوا عليه من ثقيف وذلك أني كنت قرأت سورة البقرة فقلت يا رسول الله إن القرآن ينفلت مني فوضع يده على صدري وقال ياشيطان اخرج منصدرعثمان فما نسيت شيئا أريد حفظه ) صححه الالباني في السلسلة

Dari Utsman bi Abi al-Ash dia pernah berkata:”Rasulullah—shallallahu ,alaihi wa sallam –menugaskanku menjadi pegawainya padahal aku yang paling kecil dari enam orang yang menjadi utusan Tsaqif, hal itu disebabkan aku hafal surat Albaqarah, maka aku berkata:”Wahai Rasulullah, sesungguhnya Alquran hilang dariku, maka beliau meletakkan tangannya diatas dadaku dan berkata:”Wahai syetan, keluarlah dari dada Utsman, maka sejak itu aku tidak lagi lupa hafalanku. Hadis ini di sahihkan al-Alabani dalam silsilah shahihah.

Berkata syeikh Al-Albani mengomentari hadis ini:

وفي الحديث دلالة صريحة على أن الشيطان قد يتلبس الإنسان ويدخل فيه ولو كان مؤمنا صالحا ، وفي ذلك أحاديث كثير

Hadis ini menunjukkan dengan jelas bahwa syetan terkadang merasuki manusia walaupun orang mukmun yang sholeh, dan banyak hadis-hadis yang menyebutkannya.

juga Rasulullah—Shallallahu a’laihi wa sallam pernah meludah seorang anak yg kerasukan utk mengeluarkan syetan yg merasukinya. Berkata Ya’la bin Murrah:”

 رأيت من النبي صلى الله عليه وسلم عجبا خرجت معه في سفر فنزلنا منزلا فأتته امرأة بصبي لها به لمم ، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : أخرج عدو الله أنا رسول الله ، قال : فبرأ فلما رجعنا جاءت أم الغلام بكبشين وشيء من أقط وسمن ، فقال النبي صلى الله عليه وسلم : يا يعلى ! خذ أحد الكبشين ، ورد عليها الآخر ، وخذ السمن والأقط ، قال : ففعلت ) رواه البخاري في دلائل النبوة

Aku melihat Nabi—shallahu ‘alaihi wa sallam—hal yang aneh, yaitu ketika dalam suatu perjalanan bersamanya, kami singgah di suatu tempat, maka datanglah seorang wanita membawa anaknya yang kecil dalam keadaan sakit. Maka berkata Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—;”Keluarlah –musuh Allah—aku adalah Rasulullah. Berkata (Ya’la): maka seketika dia sembuh. Tatkala kami berangkat pulang, maka ibu anak tersebutkan membawakan untuk kami dua ekor kambing dan sebagian susu kering dan minyak samin. Maka Rasulullah berkata:” Wahai Ya’la !ambillah seekor kambing saja dan kembalikan yang satu lainnya, dan ambillah susu kering dan samin tersebut”. Yala berkata:” Akupun mengambilnya. HR. Bukhari dalam Dalail an-Nubuwwah.

 

Berkata Syikhul Islam Ibnu Taimiya:”

 ” ثبوت الجن ثابت بكتاب الله وسنة رسوله واتفاق سلف الأمة وأئمتها ، وكذلك دخول الجني في بدن الإنسان ثابت باتفاق أئمة أهل السنة والجماعة ” مجموع الفتاوى 25/246

Adanya jin adalah perkara yang ditetapkan dalam kitab Allah dan Sunnah NabiNya, serta disepakati oleh para salaf dari umat ini dan para Ulamanya, demikian juga dengan jin yang merasuki badan manusia adalah hal yang disepakati para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah.(Majmu al fatawa 25/246.

Beliau berkata:” Tidaklah mengingkari orang kesurupan jin kecuali orang-orang muktazilah seperti Al-Jubba’I dan Abu Bakar Ar Razi.”

Berkata Abdullah anak Imam Ahmad:”Kutanyakan pada ayahku bahwa ada sebagian orang yang mengatakan jin itu tidak merasuki badan, maka beliau menjawab:” Mereka berdusta, kenyataannya dia biasa merasuki dan berbicara pada lisannya.(majmu fatawa 19/12)

Berkata ibnul Qayyim:

” وأما جهلة الأطباء وسقطهم ومن يعتقد بالزندقة فضيلةً ؛ فأولئك ينكرون صرع الأرواح ، ولا يقرون بأنها تؤثر في بدن المصروع وليس معهم إلا الجهل ، وإلا فليس في الصناعة الطبية ما يدفع ذلك ، والحس والوجود شاهد به …. ومن له عقل ومعرفة بهذه الأرواح وتأثيراتها ؛ يضحك من جهل هؤلاء وضعف عقولهم …. وبالجملة فهذا النوع من الصرع وعلاجه لا ينكره إلا قليل الحظ من العلم والعقل والمعرفة ” زاد المعاد 4/67 – 69

Adapun para dokter yang jahil yang mengganggap kezindikan adalah keutamaan, maka mereka mengingkari kesurupan ruh, mereka tidak mengakui hal tersebut dapat memiliki efek terhadap orang yang kesurupan, hal ini tidak lain karena kejahilan mereka, pada hakikatnya ilmu kedokteran tidak dapat menolak adanya hal ini, bahkan realita menunjukkan kebenaran hal ini…orang yang memiliki akal dan pengetahuan tentang ruh-ruh jahat(Syetan) dapat mempengaruhi manusia, akan tertawa dari kebodohan mereka dan lemahnya akal mereka…kesimpulannya jenis kesurupan ini dan cara menterapinya adalah hal yang tidak dapat diingkari kecuali segelintir orang yang tidak berilmu dan berakal.(zadul Ma’ad 4/67-69).

adapun pengobatannya adalah dengan cara di ruqyah dari zikir-zikir yang diajarkan Nabi–shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dengan Alquran.

batam 7 zulkaedah 1432 h/ 4 okt 2011 m

Perihal arridhwani1974
pengusaha muslim

2 Responses to Benarkah ada orang yang kesurupan?

  1. rasya dullah mengatakan:

    assalamualaikum ust dulu ana orang yg paling tdk percaya dg orang yang ke surupan tp setelah baca tulisan antum ana jadi yakin kesurupan itu memang ada sebab kaka perempuan ana dulu sering kesurupan ana pikir hanya banyak permasalahan yg dia pikirkan tp jin nya selalu minta sesuatu kalau mau keluar dari tubuhnya ust, jd bgmana ust,bacaan apa yg harus ana baca syukron ustad

    • arridhwani1974 mengatakan:

      antum beli di hang buku zikir karangan ustadz yazid yang dalamnya ada panduan dan zikir untuk terapi kesurupan, atau antum bacakan di depannya surat alfatihah, ayat kursi, al-ikhlas, al-falaq dan surat an-nas berulang-ulang, tambah lagi dengan yang lain, seperti akhir albaqarah, surat al jin dst, jangan sesekali antum mengabulakan apapun yang diminta jin, jangan pedulikan dia jika mengajak berdialoq tetapi tetap teruskan membaca. jangan pedulikan jika jin menghina, merehkan dan mengejek bacaan antum ,sesungguhnya dia sedang berupaya mengalihkan perhatian antum agar tidak lagi membaca, wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: